Sabtu, 19 Oktober 2013

TIDAK JUJUR atau MUNAFIK

Ini kisah nyata yang mungkin semua orang pernah mengalami, tak terkecuali sang penulis.
ketidak jujuran sering kita terima dari seseorang, bahkan cendrung menjadi orang yang munafik.
kali ini saya mencoba share kisah yang membuat hati jadi galau.
Para pelaku yang ada dalam cerita ini Widia (nama samaran), Tri (nama samaran) dan Rodi  (nama samaran).
Sore itu Rodi hendak pergi nyongkol (istilah yang dipakai orang sasak lombok dalam pernikahan, seorang mempelai laki-laki membawa mempelai wanita kerumah orang tua si wanita secara bersama-sama), sedangkan Widia dan Tri berada dirumah kakaknya. Karena pada waktu itu Widia dan Tri akan balik ke kampung halamannya di Mataram dan disaat itu juga Rodi akan nyongkol ke Mataram
Rodi berpikir untuk mengajak Widia untuk bareng karena satu tujuan dan Rodi pada saat itu sengaja untuk tidak boncengan dengan orang lain karena Rodi berharap bisa boncengan dengan Widia.
Rodi pun segera menelpon Widia, rodi merasa gelisah karena panggilannya tidak diangkat selama 3 kali dan baru diangkat setelah panggilan kelima lalu terjadilah suatu percakapan di handphone.

RODI: Halo,,! Assalamualaikum.
 (tak ada jawaban dari widia, rodi terus mengucapkan halo)

RODI: halo jelek..!! (jelek nama panggilan rodi untuk widia) tak lama kemudian seseorang menjawab dan ternyata bukan widia tetapi Tri

TRI: ya waalaikumsalam,,maaf kak widianya sedang salat

RODI: widianya kemana? o ya ini siapa? (lanjut rodi bertanya)

TRI: ini tri kak, kak widianya sedang salat,, (tegas tri meyakinkan rodi)

RODI: tri lagi dimana sekarang?

TRI masih di rumah kakak (desa sigar penjalin)

RODI: kapan jadi pulang

TRI: sebentar lagi

Rodi: tri boleh tidak kakak pulang bareng widia? (dengan penuh harap)

TRI: emm tanya kak widianya dulu mau atau tidak bareng kakaknya

Rodi: ya entar kakak tanya sama widia

TRI: ya kak,,tri mau salat dulu, entar kakak telpon tunggu kak widia selesai salat,, (dengan cepat dan tanpa basa basi tri menutup telpon dan rodipun jadi ragu bisa pulang bareng widia atau tidak)
dan tak lama kemudian rodi kembali menelpon widia untuk mendapatkan kepastian

RODI: assalamualaikum jelek,,!

WIDIA: waalaikumsalam kak

RODI: kapan pulang?

WIDIA: ini mau siap-siap kak

RODI: Widia mau tidak pulang bareng aku,,biar Tri bawa motornya sendiri (rodi mencoba meyakinkan seraya berharap widia menjawab "ya")
karena pertanyaan yang diajukan rodi membuat widia jadi agak bingung

WIDIA: gimana ya kak,,kayaknya aku tidak berani dan malu juga

RODI: emmmm
(tanpa panjang lebar rodi dengan cepat menutup telpon dan kekecewaan tidak bisa di sembunyikan lagi)
Rodipun bergegas mengejar rombongan pengantin yang sudah berangkat dengan penuh kekecewaan yang menderanya. berapa saat kemudian widia mengirimkan pesan singkat kepada rodi,pesannya berbunyi "afwan ya kak, widia enggak berani sama kakak disini,widia enggak dikasih pulang pergi bareng laki-laki, widia malu juga".
sesampainya dirumah pengantin rodi tak sengaja melihat Ibu dari widia yang sedang menonton kecimol didekat masjid, lalu rodi segera saja menyapanya.

RODI: assalamualaikum ibu.. (Ibunda widia tidak mendengar salam dari rodi karena saking asyik menonton kecimol yang dibawa oleh mempelai laki-laki, sampai salah seorang tetangga menegur Ibunda widia tersebut dan refleks ibu menolehkan mukanya kepada rodi)

IBU: astaga rodi, maaf ya, ibu tidak dengar tadi

RODI: enggak apa-apa bu'..

IBU: nanti mampir kerumah ya (dengan tenang ibu menawarkan)

RODI: ya bu' insyaallah (kemudian ibu bertanya kepada rodi tentang anaknya,,ibu mengira anaknya pulang bareng rodi)

IBU: mana widia ?

RODI: masih dibelakang bu' pulang berdua sama Tri (rodi mencoba tuk menyembunyikan rasa kecewanya)

IBU: oh ibu kira widia pulang bareng rodi.

Rasa tak percaya seketika muncul dibenak Rodi setelah melihat kenyataan yang ada
Widia ternyata berbohong kepada Rodi, widia pulang bersama dengan laki-laki dan Tri bersam temannya. sakitnya hati rodipun semakin bergejolak dengan semua yang telah dia dengar dan dia lihat. widia tidak jujur kepada rodi malah memilih untuk berbohong.


karya: Rochadi



blognya tembem spa: MEMBACA CEPAT

blognya tembem spa: MEMBACA CEPAT: MEMBACA CEPAT 1.       Pengertian Membaca Cepat Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), membaca adalah memahami isi dari apa y...

Rabu, 16 Oktober 2013

Abjad A-Z dengan Angka 0-100

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z.
a b c d e f g h i j k l m n o v q r s t u v w x y z.
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10.
11 12 13 14 15 16 17 18 19 20.
21 22 23 24 25 26 27 28 29 30.
31 32 33 34 35 36 37 38 39 40.
41 42 43 44 45 46 47 48 49 50.
51 52 53 54 55 56 57 58 59 60.
61 62 63 64 65 66 67 68 69 70.
71 72 73 74 75 76 77 78 79 80.
81 82 83 84 85 86 87 88 89 90.
91 92 93 94 95 96 97 98 99 100.

Sabtu, 12 Oktober 2013

Evan Dimas hattrick dengan gol nyentrik korea selatan terusik


Evan Dimas hattrick dengan gol nyentrik korea selatan terusik, itulah kata yang tepat  untuk diungkapkan dalam laga kualifikasi piala AFC 2013 antara Timnas U-19 Indonesia melawan Tim dari korea selatan yang berlangsung tadi malam di GBK.

Guyuran hujan lebat tak menyurutkan semangat Garuda muda untuk meladeni perlawanan korea selatan yang begitu cepat dan agresif, tim garuda mampu membombardir lini pertahanan yang digalang tim korea selatan. 

Jual beli serangan dari kedua tim menjadi tontonan yang menarik dipertandingan kali ini. 
Gol yang ditunggu baru tercipta pada menit 30.

Berawal umpan silang Ilham Udin Armaiyn, Evan Dimas mampu membawa Indonesia unggul 1-0. 


Namun beberapa menit berselang pemain Korea Selatan mampu membalas lewat tendangan penalti Seol Taesu, setelah pemain belakang Indonesia melakukan pelanggaran di daerah gawang. 


Kedudukan sama kuat 1-1.

Kedudukan sama kuat itu, membuat pemain Indonesia kembali terlecut semangatnya. 


Meskipun lapangan becek, serangan yang dibangun langsung mengarah ke gawang lawan, seperti terjadi menit 38. Hanya saja sontekan Muchlis Hadi masih tipis di atas gawang Korsel.
Kejadian luar biasa pada pertandingan ini. 


Akibat kondisi lapangan yang kurang memungkinkan, wasit Mohd Amirul Izwan asal Malaysia menghentikan sementara pertandingan pada menit 41 atau empat menit sebelum waktu normal babak pertama tuntas.

Setelah kondisi kondisi lapangan membaik, pertandingan dilanjutkan kembali untuk menghabiskan sisa waktu yang ada.

Hanya saja hingga babak pertama usai kedudukan tetap sama kuat 1-1.

Memasuk babak kedua, pemain tuan rumah Indonesia langsung menekan.

Dukungan ribuan suporter membuat semangat Tim Garuda Muda ini menyalak.

Terbukti pada menit 49, Evan Dimas kembali mencetak gol setelah mendapatkan umpan terukur dari Maldini.

Unggul 2-1, anak asuh Indra Sjafri terus menekan dan peluang pun didapatkan salah satunya lewat Muchlis Hadi. Hanya saja sontekannya masih lemah dan mampu ditahan pemain Korea Selatan. Lawan pun sesekali menekan yang cukup mengancam gawang Indonesia.

Beberapa peluang didapat anak asuh Kim Sang Ho, hanya saja penjaga gawang Ravi Murdianto mampu mengatasinya.

Stadion terbesar di Indonesia kembali bergemuruh setelah Evan Dimas mencetak gol ketiganya pada menit 85.

Gol ini tercipta setelah mendapatkan umpan dai Ilham Udin Armaiyn. Indonesia unggul 3-1.

Tapi, terlalu gembira membuat Indonesia lengah. Terbukti pemain Korea Selatan mampu memperkecil ketertinggalannya pada menit 89. Kedudukan berubah menjadi 3-2.

Timnas langsung berusaha mengamankan kemenangan dengan bermain taktis meski terus ditekan lawan.

Bahaya pun sebenarnya tetap mengancam, namun pemain Indonesia lebih tenang seperti diinstruksikan pelatih Indra Sjafri dari luar lapangan.

Akhirnya Indonesia mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2, setelah sepak pojok oleh Korsel dapat dimentahkan pemain Timnas. Wasit pun meniup peluit akhir pertandingan ini.

Susunan pemain Korea Selatan: Lee Taehui/Lee Seongwon (pg), Pak Mingyu, Lim Seunggyeom (k), Kim Jeongmin, Hwang Hee Chan, Seol Taesu/Suh Myeongwon, Choi Jaehun/Lee Pyounggang, Hwang Ki Wook, Lee Gwanghyeok, Kim Shin dan Shim Jehyeok.

Pemain Indonesia: Ravi Murdianto (pg), Putu Gede Juni Antara, Muhammad Fatchu Rochman, Evan Dimas Darmono (k)/Dio Permana, Muhammad Hargianto, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Muhammad Sahrul Kurniawan, Maldini, Hansamu Yama Pranata, Zulfiandi/Hendra Sandi dan Ilha
m Udin Armaiyn.
(B016/B0
14) 

Editor: Lalu Rochadi

Kamis, 10 Oktober 2013

Teknik Membaca



Tekhnik Membaca.

Tekhnik Membaca.
Efisiensi membaca akan lebih baik, jika informasi yang dibutuhkan sudah ditentukan lebih dahulu. Konsentrasi perhatian dan pikiran dapat diarahkan pada informasi itu. Informasi yang dibutuhkan disebut informasi fokus. Padaumumnya, untuk menemukan informasi fokus dengan efisien ada beberapa teknik membaca yang digunakan,yaitu (1) baca- pilih (selecting),(2) `bac-lompat (skipping),(3) baca-layap(skimming),dan(4) baca-tatap(scanning)(Tampubolon, 1990).
Pada bagian ini akan dibicarakan teknik-teknik tersebut, namun lebih di utamakan (penekanannya) pada pembaca memindai (scanning) dan membaca layap(skimming).
1. Membaca Memindai(Scanning).
Membaca memindai disebut juga.membaca tatap(scanning). Membaca memindai (scanning) ialah membaca sangat cepat. Ketika seseorang membaca memindai,dia akan melampaui banyak kata. Menurut Mikulecky & Jeffries (1998), membaca memindai penting untuk meningkatkan kemampuan membaca.siswa yang menggunakan teknik membaca memindai akan mencari beberapa informasi secepat mungkin. Banyak siswa mencoba membaca setiap kata dari setiap kalimat yang dibacanya. Dengan berlatih membaca memindai, seseorang bisa belajar membaca untuk memahami teks bacaan dengan cara yang lebih cepat.
Membaca memindai umumnya digunakan untuk daftar isi buku atau majalah, indeks dalam dalam buku teks, jadwal,advertensi dalam surat kabar, buku petunjuk telepon, dan kamus. Sebaliknya, membaca memindai tidak digunakan untuk membaca cerita misteri,buku teks untuk suatu kursus yang penting, surat-surat penting dari ahli hukum, denah (peta) untuk menemukan jalan pulang, pertanyaan tes, dan puisi (Mikulecky & Jeffries, 1998).
Daftar isi buku atau majalah selalu terletak pada halaman depan. Daftar isi menceritakan apa yang bisa ditemukan pada setiap bab atau bagian.
a. Membaca Memindai Daftar Isi.
Berikut ini contoh latihan membaca memindai daftar isi. Bacalah setiap pertanyaan, kemudian bacalah dengan cepat daftar isi untuk menemukan jawaban. Kerjakan secepat yang bisa kamu lakukan.
1. beberapa banyak liputan yang ada dalam majalah Bobo?
2. Halaman barapakah acara televisi bisa ditemukan ?
3. apakah dalam majalah ini ditemukan cerita dongeng ?
4. Pada halaman berapakah bisa dibaca tentang Natasha ?

b. Membaca memindai Jadwal Perjalanan.
Membaca memindai (Scanning) suatu jadwal sering dilakukan apabila bepergian. Dengan melihat jadwal perjalanan, orang akan bisa menemukan informasi yang dibutuhkan untuk berpergian. Pada halaman berikut diberikan contoh latihan melihat jadwal suatu perjalanan. Pembelajaran membaca memindai tentang jadwal bisa ditemukan dalam kurikulum2004 Mata Pelajaran Bahasa Indonesiauntuk kelas V. kompetensi dasaryang harus dimiliki siswa, yaitu Membaca Memindai dan hasil belajar yang diharapkan ialah Menemukan informasi secara cepat dari berbagai teks khusus, serta indikator pencapaian hasil belajar ialah(1)menemukan secara tepat informasi yang diminta oleh guru dan temanmu, (2) menjelaskan jadwal dalam bentuk uraian.
Berikut ini contoh latihan membaca memindai untuk mendapatkan informasi tentang perjalanan (informasi tentang biaya tiket dan jadwal perjalanan). Baca jadwal perjalanan dari jakarta dibawah ini dengan cepat untuk menjawab pertanyaan berikut. Kerjakan dengan cepat.
1. Biro perjalanan yang mana yang akan kamu pilih kalau berangkat dari jakarta dengan biaya yang lebih murah.
2. Biro perjalanan mana yang akan kamu hubungi apabila kamu butuh sewaktu-waktu berangkat dari jakarta.
3. Bisakah kamu beli tiket dari hari sabtu dari biro perjalanan Fiera Tour ?
4. Kalau kamu menginginkan tikat diantar kerumah, biro perjalanan manakah yang bisa dihubungi ?
5. Bisakah harga tiket dibayar dengan rupuah kalau ingin pergi ke Kunhing ?
6. Pukul berapakah kamu harus berada diterminal bandara kalau kamu ingin kepalembang dengan pesawat kedua ? (kamu harus melapor 1 jam berangkat)
7. Apakah yang terjadi kalau ayahmu tidak mendapat tiket pukul 11.05, sedangkan seminar di Yogyakarta dimulai pukul 16.00 ?
c. Membaca Memindai Iklan.
Surat kabar sering mempunyai bagian yang disebut iklan, yang diklasifikasikan berdasarkan apa yang diiklankan. Pada bagian surat kabar ini, orang bisa menemukan barang-barang yang akan dibeli,dijual, atau disewakan.
Dalam Kurikulum Bahasa Indonesia tahun 2004 untuk kelas V, membaca iklan merupakan salah satu kompetensi dasar dari membaca intensif. Hasil belajar yang diharapkan bisa dimiliki siswa ialah membaca beberapa iklan mini, sedangkan indikator keberhasilan belajar ialah (1) menafsirkan untuk siapa iklan itu, (2) menyimpulkan tentang apa yang diiklankan,(3) menulis isi iklan kedalam beberap kalimat.
Berikut ini contoh latihan membaca memindai untuk mendapatkan informasi tentang penjualan rumah di Padang dan Bukittinggi.
Terdapat beberap iklan tentang jual beli rumah. Bacalah iklan tersebut dengan cepat, kemudian jawablah pertanyaan berikut dengan cepat.
1. Kalau kamu ingin membeli rumah yang dekat dengan supermarket, telepon mana yang harus dihubungi?
2. Telepon mana yang harus kamu hubungi kalau kamu ingin menetap di Bukittinggi dengan fasilitas lengkap seperti tersedianya tempat khusus untuk beribadah.
3. Orang tuamu baru saja pindah kerja dari Jakarta ke Padang, sedangkan dananya terbatas untuk membeli rumah. Nomor telepon manakah yang kamu sarankan untuk dihubungi ? Dan seterusnya.
4. Kalau orang tuamu ingin membuka suatu toko di Bukittinggi, telepon mana yang tepat dihubungi? Dan seterusnya.
5. Tuliskan kembali dengan kata-kata sendiri salah satu iklan yang kamu pilih sendiri.
d. Membaca Memindai Petunjuk Pemakaian Obat, Pupuk, Alat Rumah Tangga, dan Sebagainya.
Membaca memindai petunjuk penggunaan obat, pupuk,alat rumah tangga, dan sebagainya merupakan bagian dari membaca memindai. Dalam kurikulum Bahasa Indonesia SD tahun 2004 untuk kelas VI, ditemukan kompetensi dasar yang berbunyi Membaca memindai, dengan hasil belajarnya, menjelaskan isi petunjuk pemakaian dari hasil membaca. Sedangkan indikator tercapai atau tidaknya suatu kompetensi dasar mencakup (1) menjelaskan urutan petunjuk penggunaan obat, pupuk, alat rumah tangga, dan sebagainya, (2) menjawab pertanyaan tentang isi petunjuk, (3) menyampaikan isi petunjuk kepada teman.
Berikut ini contoh petunjuk penggunaan obat. Bacalah dengan cepat, kemudian tuliskan dengan kalimatmu sendiri urutan penggunaan obat. Bacakanlah tulisanmu kepada teman sebangkumu atau ke depan kelas. Kemudian jawablah pertanyaan berikut !
1. Kepada siapakah obat Zetamol tidak boleh diberikan ? Kalimat mana yang menyatakan demikian ?
2. Berapa sendokkah sirop Zetamol diberikan kepada anak usia 9 bulan?
3. Bolehkah obat ini disimpan di tempat yang banyak kena sinar matahari?
4. Bolehkah anak usia 11 tahun diberikan dua tablet sekali minum?
5. Bolehkah obat ini diminum oleh penderita sakit mag?
6. Jelaskan kepada teman sebangkumu bagaimana cara menggunakan obat Zetamol!
e. Membaca Memindai kamus dan Buku Petunjuk Telepon
Kegiatan awal membaca kamus ialah pengabjadan mencari kata dasar dari kata imbuhan. Kegiatan ini perlu dilakukan sebelum membaca kamus. Kata-kata yang terdapat dalam kamus diurut berdasarkan urutan abjad dari kata dasar. Kesalahan dalam menentukan kata dasar akan menyulitkan mencari arti suatu kata dalam kamus.
Pembelajaran membaca memindai untuk mencari kata dalam kamus sedeikit berbeda dengan mencari nomor telepon seseorang dalam buku petunjuk telepon. Pada pembelejaran memindai melihat kamus, siswa dilatih menyusun kata berdasarkan urutan abjad kata dasarnya; sedangkan mencari nomor telepon seseorang, misalnya siswa dilatih menyusun nama teman sekelasnya berdasarkan abjad.
Secara lebih rinci berikut ini dijelaskan langkah-langkah menbaca kamus dengan teknik scanning.
1. Siswa mencari kata-kata sulit ditemukan dalam satu teks bacaan.
2. Siswa menentukan kata-kata yng merupakan kata dasar atau kata berimbuhan.
3. Siswa menganalisis kata berimbuhan menjadi kata dasar yang merupakan salah satu kunci menemukan arti dalam kamus. Ada beberapa kata yang tidak mudah mencari kata dasarnya. Misalnya, Kata” mengecek” yaitu “cek”, ecek-ecek”,dan “kecek”.
4. kemudian siswa mengadakan eksplorasi dengan mencari arti kata mengecek dengan mencari pada kata dasar yang diawali dengan huruf “k”.
5. Langkah berikutnya siswa menetapkan arti kata yang paling tepat dan sesuai dengan konteks kalimat.
2. Membaca Layap (Skimming)
Membaca layap (skimming) ialah membaca dengan cepat untuk mengetahui isi umum atau bagian suatu bacaan. Membaca dengan cepat sering dibutuhkan ketika sedang membaca. Umumnya tidak semua informasi ingin diketahui dan diingat. Kalau kita hanya ingin menemukan sesutu tentang buku atau artikel, kita bisa melakukannya dengan membaca layap.
Seseorang membaca layap jika ingin membaca artikel di surat kabar dan majalah, kulit buku ditoko buku (dilakukan untuk membeli buku), dan buku-buku pustaka (seseorang bisa menemukannya jika pustaka tersebut mempunyai informasi yang dibutuhkan).
Membaca layap dibutuhkan untuk mengetahui, sudut pandang penulis tentang sesuatu, menemukan pola organisasi paragraf, dan menemukan gagasan umum dengan cepat (Mikulecky&Jeffries, 1998).
Dalam Kurikulum Bahasa Indonesia tahun 2004 membaca layap ditemukan untuk setiap kelas, kecuali keas III. Berikut ini akan diberikan contoh membaca layap sesuai dengan tingkatan kelas dan teknik membaca layap yang digunakan.
a. Membaca Layap Untuk Mengetahui Sudut Pandang Penulis.
Membaca layap untuk mengetahui sudut pandang penulis dapat ditemukan dari Kurikulum Bahasa Indonesia tahun 2004 untuk kelas VI. Kompetensi dasarnya, membaca sekilas dengan hasil belajar yang diharapkan Membaca Sekilas Informasi dalam kolom khusus majalah anak atau buletin anak. Sedangkan salah satu indikatornya ialah memberikan tanggapan terhadap pemikiran penulis dalam bentuk pertanyaan atau saran.