Guyuran hujan lebat tak menyurutkan semangat Garuda muda untuk meladeni perlawanan korea selatan yang begitu cepat dan agresif, tim garuda mampu membombardir lini pertahanan yang digalang tim korea selatan.
Jual beli serangan dari kedua tim menjadi tontonan yang menarik dipertandingan kali ini.
Gol yang ditunggu baru tercipta pada menit 30.
Berawal umpan silang Ilham Udin Armaiyn, Evan Dimas mampu membawa Indonesia unggul 1-0.
Namun beberapa menit berselang pemain Korea Selatan mampu membalas lewat tendangan penalti Seol Taesu, setelah pemain belakang Indonesia melakukan pelanggaran di daerah gawang.
Kedudukan sama kuat 1-1.
Kedudukan sama kuat itu, membuat pemain Indonesia kembali terlecut semangatnya.
Meskipun lapangan becek, serangan yang dibangun langsung mengarah ke gawang lawan, seperti terjadi menit 38. Hanya saja sontekan Muchlis Hadi masih tipis di atas gawang Korsel.
Kejadian luar biasa pada pertandingan ini.
Akibat kondisi lapangan yang kurang memungkinkan, wasit Mohd Amirul Izwan asal Malaysia menghentikan sementara pertandingan pada menit 41 atau empat menit sebelum waktu normal babak pertama tuntas.
Setelah kondisi kondisi lapangan membaik, pertandingan dilanjutkan kembali untuk menghabiskan sisa waktu yang ada.
Hanya saja hingga babak pertama usai kedudukan tetap sama kuat 1-1.
Memasuk babak kedua, pemain tuan rumah Indonesia langsung menekan.
Dukungan ribuan suporter membuat semangat Tim Garuda Muda ini menyalak.
Terbukti pada menit 49, Evan Dimas kembali mencetak gol setelah mendapatkan umpan terukur dari Maldini.
Unggul 2-1, anak asuh Indra Sjafri terus menekan dan peluang pun didapatkan salah satunya lewat Muchlis Hadi. Hanya saja sontekannya masih lemah dan mampu ditahan pemain Korea Selatan. Lawan pun sesekali menekan yang cukup mengancam gawang Indonesia.
Beberapa peluang didapat anak asuh Kim Sang Ho, hanya saja penjaga gawang Ravi Murdianto mampu mengatasinya.
Stadion terbesar di Indonesia kembali bergemuruh setelah Evan Dimas mencetak gol ketiganya pada menit 85.
Gol ini tercipta setelah mendapatkan umpan dai Ilham Udin Armaiyn. Indonesia unggul 3-1.
Tapi, terlalu gembira membuat Indonesia lengah. Terbukti pemain Korea Selatan mampu memperkecil ketertinggalannya pada menit 89. Kedudukan berubah menjadi 3-2.
Timnas langsung berusaha mengamankan kemenangan dengan bermain taktis meski terus ditekan lawan.
Bahaya pun sebenarnya tetap mengancam, namun pemain Indonesia lebih tenang seperti diinstruksikan pelatih Indra Sjafri dari luar lapangan.
Akhirnya Indonesia mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2, setelah sepak pojok oleh Korsel dapat dimentahkan pemain Timnas. Wasit pun meniup peluit akhir pertandingan ini.
Susunan pemain Korea Selatan: Lee Taehui/Lee Seongwon (pg), Pak Mingyu, Lim Seunggyeom (k), Kim Jeongmin, Hwang Hee Chan, Seol Taesu/Suh Myeongwon, Choi Jaehun/Lee Pyounggang, Hwang Ki Wook, Lee Gwanghyeok, Kim Shin dan Shim Jehyeok.
Pemain Indonesia: Ravi Murdianto (pg), Putu Gede Juni Antara, Muhammad Fatchu Rochman, Evan Dimas Darmono (k)/Dio Permana, Muhammad Hargianto, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Muhammad Sahrul Kurniawan, Maldini, Hansamu Yama Pranata, Zulfiandi/Hendra Sandi dan Ilham Udin Armaiyn.
(B016/B014)
Editor: Lalu Rochadi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar